Akhirnya setelah lama menunggu sampai juga pesanan ISO DVD Repositori Ubuntu, namun saya tidak memesan DVD tapi minta tolong teman saya yang di UI untuk numpang mendownload 4 ISO DVD Repositori Ubuntu Feisty. Thank’s to Fajar (anak ekonomi yang hobi ngoprek komputer). Dari HD eksternal miliknya saya copykan 3 ISO DVD tersebut ke hardisk komputer saya. Kenapa 3?? Karena yang satu sudah sekalian dia bakar ke dalam DVD. Namun karena sedikit bermasalah dengan keping DVD-nya hanya 1 DVD yang berhasil dibakar.
Padahal saya sudah tidak tahan lagi untuk mencoba DVD repo tersebut di komputer desktop rumah saya (di laptop sudah diinstall ubuntu dan menggunakan repo dari kambing). Karena komputer rumah tidak bisa mengakses internet dan LAN cardnya pun sudah rusak padahal ingin sekali pakai Ubuntu dirumah (sebelumnya pakai dual OS wind**s dan Zendwalk).
Jadi bagaimana?? Setelah buka-buka koleksi majalah Infolinux ada satu artikel tentang membuat repositori local ubuntu. Namun di artikel tersebut tidak membahas membuat repo lokal dari file ISO. Namun dari artikel tersebut sedikit memberikan pencerahan buat saya.
Pertama yang saya lakukan adalah memounting partisi hardisk tempat ISO DVD berada. Jika partisi sudah terbaca ketika start up ubuntu kita tidak perlu lagi memounting partisi tersebut. Sesudah itu saya membuat folder di /mnt sebagai tempat memounting file ISO DVD. Karena saya memiliki 3 ISO file jadi saya membuat 3 folder. Anggap saja nama folder tersebut adalah iso1, iso2 dan iso3.
sudo mkdir -p /mnt/iso1
sudo mkdir -p /mnt/iso2
sudo mkdir -p /mnt/iso3
Setelah folder dibuat yang saya lakukan selanjutnya adalah memounting file ISO tersebut ke masing-masing folder tersebut.
sudo mount -o loop /media/hda6/ubuntu_repositori/ubuntu-7.04-repository-i386-2-contrib.iso /mnt/iso1
sudo mount -o loop /media/hda6/ubuntu_repositori/ubuntu-7.04-repository-i386-3-contrib.iso /mnt/iso2
sudo mount -o loop /media/hda6/ubuntu_repositori/ubuntu-7.04-repository-i386-4-contrib.iso /mnt/iso3
Setelah ketiga ISO sudah berhasil di mount berikutnya tambahkan path di file sources.list
sudo gedit /etc/apt/sources.list
Lalu tambahkan path
deb file:/mnt/iso1 feisty universe
deb file:/mnt/iso2 feisty universe
deb file:/mnt/iso3 feisty universe multiverse
Untuk repo yang sudah dibakar saya tinggal masukkan DVD tersebut dan tambahkan otomatis.
Jika proses penambahan path repo sudah selesai, save file sources.list lakukan apt-get update.
sudo apt-get update
Sip jika tidak ada kesalahan maka sekarang kita sudah bisa menginstall software dari repositori lokal kita.
Sayangnya tiap kali menginstall kita harus memounting masing-masing file ISO, untuk itu saya membuat script bash yang saya panggil tiap kali ingin menginstall dari repo lokal. Lumayan juga buat belajar Bash script.
#!/bin/bash
clear
printf “Melakukan proses Mounting ISO repository”
printf “\n”
printf “Mounting ISO 1″
mount -o loop /media/hda6/ubuntu_repositori/ubuntu-7.04-repository-i386-2-contrib.iso /mnt/iso1
printf “\n”
printf “Mounting ISO 2″
mount -o loop /media/hda6/ubuntu_repositori/ubuntu-7.04-repository-i386-3-contrib.iso /mnt/iso2
printf “\n”
printf “Mounting ISO 3″
mount -o loop /media/hda6/ubuntu_repositori/ubuntu-7.04-repository-i386-4-contrib.iso /mnt/iso4
printf “\n”
printf “Proses Mounting selesai”
Saya simpan dengan nama mounting_iso.sh. Berikan akses executable untuk bisa menjalankan script tersebut.
sudo chmod a+x mounting_iso.sh
Dan jika saya ingin melakukan install program saya hanya tinggal memanggil script tersebut untuk memounting file-file ISO.
sudo ./mounting_iso.sh
Yah lumayan lah sebelum punya DVD RW bisa pake repo DVDnya.

Juli 24, 2007 pukul 11:44 am
Pak, kalo untuk repository lokal menggunakan CD ada pengalaman gak?? coz saya udah coba, tapi sewaktu ditanya file CD nya salah mulu. Thnks
Juli 26, 2007 pukul 5:27 pm
repository lokal emang bikin cepat, gak perlu donlod jauh2 dari internet..top markotop.. tapi gimana yah caranya mengupdate dvd repository itu?
Juli 27, 2007 pukul 9:11 am
@pungky
kalo ga salah penggunaan cd juga ga jauh beda sama penggunaan DVD. Coba dimounting dulu CD nya kalo ga bisa kebaca nah yang hasil mounting itu di masukiin ke sources.list nya.
@jalmiburung
Kayaknya harus beli atau download DVD baru lagi tuh bos….
Agustus 12, 2007 pukul 10:55 pm
Isi repository-nya apa saja? Ada Beryl ngga? Bisa pinjem donks. Hehehe…
Desember 26, 2007 pukul 2:43 am
Ohh info nya sangat bermanfaat..
Tapi gimana caranya kalau mau buat repo sendiri?? Misal, saya udah download banyak file .deb.
Lalu saya mau file2 .deb tsb masuk ke dalam sypnatic. Jadi bisa dipanggil dgn apt-get.